Pupuk sisa bahan dapur

Pupuk dari Bahan Dapur yang Sering Disepelekan

iarsip.com – Untuk pecinta tanaman hias atau tanaman apa saja dihalaman rumah ada artikel untuk pembaca tentang pupuk dari bahan dapur. Apabila masih menggunakan pupuk kimia cobalah dari sekarang membuat pupuk sendiri dari limbah dapur. Sampah dari dapur yang sering kita buang kali ini kita manfaatkan untuk penyubur tanaman. Karena tidak hanya manusia saja yang membutuhkan nutrisi tetapi tanamanpun membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhannya. Tidak perlu membeli pupuk yang mahal dengan penggunaan limbah dapur pupuk dapat dibuat sendiri di rumah. Selain itu sekaligus untuk mengurangi jumlah sampah dan satu lagi yaitu penghematan.

Tanaman yang subur dan berbunga lebat tentunya menjadi tujuan utama pecinta tanaman. Karena dengan banyak bunga akan memanjakan pandangan kita, terasa sejuk, nyaman dan pastinya bikin betah. Maka dari itu untuk mendapatkan itu semua harus dilakukan perawatan yang maksimal. Nah, di dapur kita banyak sekali sampah yang dibuang begitu saja. Apa saja limbah dapur yang dimaksud? Yuk, kita intip saja dibawah ini.

Pupuk sisa bahan dapur

Pupuk dari bahan dapur yaitu:

  1. Kulit bawang, bila mengupas bawang merah atau bawang putih kulitnya dapat di kumpulkan dan direndam dalam air beberapa hari dan siramkan pada tanaman.
  2. Ampas kopi, sisa kopi semalam jangan dibuang dulu ya. Sisa kopi terutama kopi hitam dapat digunakan sebagai pupuk yaitu dengan cara ditaburkan disekitar tanaman.
  3. Air cucian beras, bila mencuci beras airnya jangan dibuang begitu saja tetapi manfaatkanlah untuk menyiram tanaman. Karena air cucian beras mengandung zat pati yang membantu proses fotosintesis dan mempercepat pertumbuhan bunga.
  4. Ampas teh, ampas teh yang ditaburkan di sekitar tanaman akan menjaga kelembaban media tanam dan tanaman pengganggu akan menjadi berkurang.
  5. Air cucian ikan, air cucian ikan yang berwarna merah dari darah ikan ternyata mengandung nitrogen. Nitrogen tersebut sangat berperan dalam pertumbuhan tanaman.
  6. Micin, selain untuk penyedap masakan ternyata micin/MSG dapat digunakan untuk penyubur tanaman karena dalam micin mengandung natrium benzoat. Natrium inilah yang berperan untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit. Caranya larutkan micin dalam air dan siramkan pada tanaman.
  7. Garam, garam memiliki unsur Natrium (Na)dan Chlor (Cl) yang bisa menggantikan kalium dalam tanah. Caranya larutkan 1 sendok teh garam dalam 1 liter air lalu siramkan sekitar tanaman.
  8. Cangkang telur, dalam cangkan telur mengandung kalsium yang tinggi tentunya baik digunakan sebagai pupuk tanaman. Cangkang telur dihancurkan terlebih dahulu lalu taburkan dimedia tanam.
  9. Kulit pisang, kandungan fosfor, kalium dan magnesium dalam kulit pisang mampu memberikan nutrisi untuk tanaman. Caranya yaitu dengan cara menghancurkan kulit pisang dan rendam dalam air di beri gula serta bakteri aktifator untuk memproses pemecahan senyawa pada kulit pisang.

Baca juga:

Dracaena Marginata Tanaman Berfungsi Ganda

Khasiat Tanaman Betadine Sebagai Alternatif Obat Luka

Manfaat Tanaman Porang yang Kini Mendunia

(iarsip.com).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *